[...]" />

Ikhtiar Mempertahankan Status Terakreditasi

Para Penyunting Jurnal UM melakukan penyuntingan bersama. kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga eksistensi jurnal ilmiah UM di kancah nasional
Para Penyunting Jurnal UM melakukan penyuntingan bersama. kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga eksistensi jurnal ilmiah UM di kancah nasional

Sadar pentingnya publikasi karya ilmiah sebagai salah satu upaya untuk melambungkan UM, tim penyuntingan Jurnal Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Sastra (FS), dan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3), melakukan penyuntingan bersama. Proses penyuntingan bersama ini dilakukan dalam rangka menjaga kualitas dan mutu tulisan yang dimuat di jurnal lingkungan UM.

Kegiatan yang dilaksanakan Jumat-Sabtu (15-16/1/2016) di Aula Hotel Swiss Bell Inn. Para penyunting menganalisa secara menyeluruh terhadap kelayakan naskah yang dikirim ke masing-masing redaksi jurnal.

Kegiatan penyuntingan jurnal bersama yang dinahkodai Satuan Penjaminan Mutu (SPM) UM tersebut, mematok target akreditasi yang lebih baik dari capaian periode lalu. Sebelumnya lima jurnal ilmiah UM terakreditasi B. Dalam reakreditasi ini diharapkan memenuhi akreditasi yang lebih baik.

Ketua SPM, Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd menegaskan akan arti penting peranan jurnal dalam institusi perguruan tinggi. Seperti halnya program studi, bahwa jurnal ilmiah yang terakreditasi dapat menyumbangkan eksistensi perguruan tinggi dikancah nasional dan internasional.

“UM memiliki lima jurnal yang terakreditasi, tiga diantaranya hari ini melakukan penyuntingan jurnal bersama. Ditargetkan pada Maret mendatang sudah dapat dicetak dan dipublikasikan”

Kebijakan terkini, terhitung Maret 2016 pelaksanaan akreditasi dilakukan secara elektronik. Dengan demikian pengeloaan jurnalnya juga harus berbasis elektronik. Mulai dari pengiriman artikel, proses penelaahan mitra bestari, korespondensi antar penulis, pengelola dan mitra bestari, semuanya berbasis online.

Selain itu penyuntingan berbasis elektronik lebih sederhana. Penulis cukup mengirim e-mail kepada penyunting, jadi tidak perlu membawa print out karya tulis ilmianya untuk diperiksa penyunting lansung, sehingga karya ilmiah bisa dikirim dari rumah, demikian penyutingnya.

Diharapkan kegiatan ini dapat lebih mengairahkan dosen untuk rajin menulis karya ilmiah. Karena penyuntingan berbasis elektronik memberikan kemudahan-kemudahan yang tidak didapatkan sebelumnya.
Penulis : Suhardi, Editor : Moch. Syahri)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*