[...]" />

Produk UM sebagai icon Bidang Pendidikan

Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd., M.P
Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd., M.P
Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd., M.P
Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd., M.P

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menjadi bagian penting dalam pengembangan riset di Universitas Negeri Malang (UM). LP2M UM menaungi tujuh pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yakni (1) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Pendidikan (P3P), (2) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang sain, Teknologi, Industri, dan Hki (PPSTI & HKI), (3) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Lingkungan Hidup dan Manajemen Bencana Alam (P3LHMBA), (4) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Jender dan Kependudukan (P3JK), (5) Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, dan Olah Raga (P2SHOK), (6) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan (P3EK), dan (7) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Sumber Daya Wilayah dan Kuliah Kerja Nyata (P2SWKKN).

Ketua LP2M UM, Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd., M.P., pada kesempatan wawancara menyampaikan bahwa UM lahir sebagai pengembangan LPTK yang dahulu bernama IKIP Malang, karena itulah pengembangan bidang pendidikan banyak dilakukan. Dengan adanya pendanaan dari Islamic Development Bank (IDB) dan amanat Kemenristekdikti yang menunjuk UM menjadi Pusat Unggulan Iptek Bidang Inovasi Belajar maka target hasil penelitianpun meningkat.

“Pada sisi non-pendidikan UM juga mengembangkan penelitian IPTEK berbasis bahan lokal yang bisa menghasilkan produk IPTEK. Misalnya adalah produk penetralisasi limbah lingkungan hidup yang bukan berbasis kimiawi tetapi berbasiss biologi. Selain sudah dipantenkan, temuan ini juga telah dikomersilkan dan digunakan salah satunya sebagai penetralisir IPAL di rumah sakit”, ujar Ketua LP2M.

 LP2M
Gedung LP2M UM

“Program yang telah disusun diharapkan dapat mendorong peningkatan riset dan inovasi-inovasi baru secara merata di setiap fakultas. Hasil produk riset yang dihasilkan pada akhirnya digunakan untuk bahan ajar yang diteruskan dalam bentuk buku yang nantinya diterbitkan. Hingga saat ini karakteristik UM masih menjadi icon utama di bidang pendidikan”, pungkasnya.

Penulis : Ony Herdianto

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*